Tolong, jawablah.
Apa aku masih boleh jadi pujangga?
Yang melantunkan nada-nada sumbang.
Demi semua kebodohan yang terus melayang.
Mengitari otakku hingga membuncah.
Kehilangan itu.
Kenapa masih ada rasanya?
*baturaja, 9 maret 2010. 23.02*
Please, answer.
Am I still allowed to be poets?
Who sing off-key tones.
For all the stupidity that kept floating.
Around my brain to swell.
Loss.
Why is it still there?
Tuesday, March 09, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment