Carmélle belum pernah ke toko hewan. Tidak ada yang mengajaknya, ya. Sementara untuk pergi sendiri ke Carre Rose, mana mungkin ibunya mengizinkan? Ia baru saja berusia dua belas, belum bisa ber-apparate sendiri, belum diperbolehkan untuk mengetahui lokasi rahasia penyimpanan bubuk Floo di rumahnya. Tapi, kali ini ia akan membeli hewan peliharaan, sebagai teman pertamanya sebelum masuk ke Beauxbatons. Oh, dan tentu saja burung hantu. Alat komunikasi Muggle yang sering ia gunakan—telepon—tidak bisa berfungsi di sekolah, kan. Jadi, sementara sang ibu melihat-lihat, coret, memborong buku (lagi!), ia datang bersama bayang-bayangnya ke tempat tersebut.
Tidak ada yang spesial dari tempat itu, kecuali sebagaimana halnya toko hewan, di sana ada ratusan hewan, dari yang mencicit sampai menggonggong, dari yang merayap sampai mengepak sayap. Banyak sekali, sungguh. Tampaknya tinggal bersama hewan-hewan itu menyenangkan. Lihat, astaga, hewan itu—Verrouleau—cantik sekali! Carmélle harus membelinya! Siapa peduli dengan harga kalau bisa membawa pulang makhluk mempesona seperti itu?
Ia bergegas mendekati seorang pegawai, berniat membeli si Verrouleau cantik beserta seekor Stripped seperti yang sudah dipesankan ayahnya, ketika tiba-tiba sepasang bola mata coklat terangnya menangkap sosok makhluk super mungil, lebih kecil dari kepalan tangan dengan sepasang mata bulat lucu, yang langsung menarik perhatiannya. Puffskein. Ya ampun, benar-benar menggemaskan, nyaris lebih menggemaskan dari adiknya di rumah. Cocok untuk teman setianya di sekolah nanti.
“Hai. Aku beli satu Verrouleau, satu Stripped Owl, dan satu Puffskein—ada yang pink? Mereka imut sekali! Oh, beserta makanannya juga, atau kandang kalau ada.”
Ia bukan maniak warna pink, gadis belia itu tidak menyukai suatu warna secara spesifik karena ia beranggapan seluruh warna itu harus dipadukan untuk menghasilkan warna terbaik, namun ia menganggap pink adalah warna yang manis, apalagi untuk Puffskein!
Seraya menunggu pesanannya, Carmélle mengeluarkan berkeping-keping Galleon yang dari tadi memenuhi tas kecil yang tergantung di pinggangnya. Hari ini ia mendapat 500 Galleon untuk membeli hewan-hewan itu, ditambah beberapa Galleon lagi untuk perlengkapannya. Pasti cukup. Harus. Ia tidak mau mengembalikan satu pun dari ketiga hewan yang hendak dibelinya, apalagi ditambah perasaan malu!
Sunday, April 25, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment