Greetings

Hello. My name is Tchi and this blog’s mine. I don’t write my own story here. I write about my RPG characters and Binjai Kingdom’s funny stories. Click here to read ‘my real stories’.

RPG Characters

RPG Characters

Wednesday, April 28, 2010

Arithmancy 5, 87-88

Tahun OWL.

Tahun yang kabarnya merupakan tahun penangguhan, dimana kecerdasan serta mentalitas para murid diuji; hampir sama parahnya dengan NEWT, bukan begitu? Lyssie sendiri amat heran kenapa ia bisa naik kelas, padahal ia sudah sangat sering membolos tahun lalu, mungkin elang dengan sejarah bolos terbanyak selama seabad terakhir. Putri tunggal keluarga Arcfond itu dilanda masalah akhir-akhir ini—oh, sudahlah. Berharap saja ia bisa melewati tahun OWL-nya dengan baik.

Dan menghadiri kelas Arithmancy ini akan menambah nilainya, bukan begitu? Gadis itu mendesah, kemudian memasuki pintu yang terbuka dan memposisikan diri di tempat duduk di tengah ruangan, baris ketiga. Dengan sepasang mata emasnya, Lyssie melihat Profesor Vector menyapa mereka seraya mengusap-usap kedua tangannya. Guru ramalan dengan angka itu memberikan sedikit basa-basi tentang OWL, yang tampaknya memang dilakukan oleh setiap guru, kemudian menerangkan para mereka tentang Angka Pembelajaran. Angka yang didapat dari tanggal, bulan, serta tahun lahir dijumlahkan hingga menghasilkan hanya satu angka.

Gadis itu mengambil selembar perkamen dan mulai menuliskan angka-angka ketika Gennadi mengacungkan tangannya—seperti saat tahun-tahun awal mereka. Ataukah sampai sekarang ular satu itu masih suka bertanya namun Lyssie tak menyadarinya? Entahlah. Sepertinya dara kelahiran Rotterdam itu terlalu mengasingkan diri tahun lalu. Well, Gennadi menanyakan soal cara menjumlahkan tanggal, bulan, dan tahun, langsung dijumlahkan atau dijumlahkan tiap satu angka.

...sementara itu, sang gadis muda berpikir sejenak.

Bagaimana jika ia mencoba membuat keduanya saja?

20 Februari 1972 = 20 – 2 – 1972

a) 20 + 2 + 1972 = 1994 = 1 + 9 + 9 + 4 = 23 = 2 + 3 = 5
b) 2 + 0 + 2 + 1 + 9 + 7 + 2 = 23 = 2 + 3 = 5


Sama? Hanya kebetulan ataukah kedua metode bermuara pada satu hasil? Gadis berambut coklat itu mencoba lagi. Kali ini ia membuat tanggal lahir asal-asalan.

12 April 1972
12 + 4 + 1972 = 1988 = 1 + 9 + 8 + 8 = 26 = 2 + 6 = 8
1 + 2 + 4 + 1 + 9 + 7 + 2 = 1988 = 1 +


…eh?

1 Januari 1972. Sama. 8 Desember 1971. Sama. 23 November 1971. Sama lagi. Waktunya untuk menanggapi. Lyssie berdiri dari duduknya kemudian mengacungkan jari.

“Saya ingin menanggapi pertanyaan Mr Ulikovski—meskipun saya tahu ini bukan pelajaran diskusi. Tapi setelah saya mengkonversikan tanggal lahir saya dengan kedua cara yang disebutkan barusan, saya mendapati bahwa hasil akhir yang didapat sama. Saya juga sudah mencoba kedua cara tersebut beberapa kali dengan menggunakan sembarang tanggal lahir dan hasilnya tetap sama saja. Jadi—yah, menurut saya, terserah kita saja mau menggunakan cara yang mana, yang penting kan hasil akhirnya.”

Berhenti sebentar, menarik napas, lalu melanjutkan, kali ini sepenuhnya fokus pada Profesor Vector.

“Oh ya, Profesor, saya mendapat angka 5. Saya rasa artinya berarti saya harus memiliki spontanitas, kemudian saya harus bisa menerima perubahan apapun yang terjadi pada diri saya maupun sekitar saya, tidak memprotes apalagi menyesalinya.”

Tepat sekali. Lyssie harus bisa menerima perubahan, bahwa salah satu orang yang dicintainya kini sudah tiada. Perubahan yang membuatnya terpuruk tahun lalu.

0 comments: