Reon tidak perlu jaga image, karena siapa juga yang akan malu kalau dia tidur-tiduran di lantai kecuali dirinya sendiri? Sungguh, ia sudah benar-benar mengantuk, nyaris empat kuapan dalam lima menit terakhir—kuapan keempat sempat ditahannya dengan menutup mulut. Di benak gadis lima belas tahun kurang tiga belas hari itu tergambar ruang bawah tanah lokasi asramanya yang, tidak bisa dibilang hangat, tapi jauh lebih nyaman daripada di toilet tentu saja. Ataukah rasa nyaman yang dirasakannya hanyalah efek familiar karena sudah empat tahun ia menjadi penghuni ruang bawah tanah bernuansa hijau perak itu? Kalau benar, maka sang gadis penyandang nama Evenna Vareon itu hanya perlu membiasakan diri di toilet rusak satu itu.
Sekali lagi Reon menunduk menatap ubin berlumut yang sudah digosoknya dengan sikat gigi selama sepuluh menit namun sama sekali tak menampakkan tanda-tanda perubahan; seakan-akan si kotoran enggan berpisah dengan si ubin. Terlanjur bersama—cih. Nampaknya sulit membiasakan diri di tempat tersebut. Seraya memutar bola mata beriris onyx-nya, ia kembali menuangkan pembersih ke lantai dan menggosoknya lebih kuat.
Srek… srek… srek… bulu sikat sudah mencuat ke segala arah, sama sekali berbeda dari wujud awalnya yang berupa penggosok gigi merek paling mutakhir. Catat, paling mutakhir itu artinya bulu sikatnya warna-warni. Sangat kekanakkan. Mungkin karena itulah pemandangan yang ia dapatkan saat liburan musim panas adalah sosok Cleve yang suka sekali mengatongi sikat gigi warna hijaunya, sementara Domi tiga kali sehari ribut mencarinya untuk menyikat gigi bersama.
Lho, kok tiba-tiba teringat adik-adik angkatnya? Kerutan bingung muncul di dahi sang pemain flute. Bisa dikatakan kalau ia sengaja melupakan tentang keluarga-angkat-Muggle-nya selama di Hogwarts. Reon merasa sangat tidak senang berkumpul bersama mereka selama sebelas tahun, dan di tiap musim panasnya selama libur sekolah. Dibandingkan mereka, seluruh sudut Hogwarts seperti surga.
Kecuali toiletnya.
Saturday, May 08, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment